Tahan Air Mata, Walikota Bengkulu Dapati Warganya Tinggal di Kandang Ayam

Screenshot_20260107_193047_Chrome

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Rabu siang(7/1/26) berkunjung ke rumah Pandi, salah satu warga Kelurahan Pematang Gubernur, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Kunjungan yang semula bertujuan untuk menyerahkan bantuan kursi roda untuk Pandi berubah menjadi momen haru setibanya Walikota di lokasi.

Dedy Wahyudi bahkan tak kuasa menahan air mata setelah mendapati rumah salah satu warganya ternyata dalam kondisi tidak layak huni. Rumah yang dihuni Pandi bersama keluarganya itu terbuat dari kayu yang sudah rapuh dan nyaris roboh.

Parahnya lagi, rumah yang hanya beralaskan tanah tersebut juga menyatu dengan kandang ayam sehingga terdapat aroma menyengat dan tidak sehat didalamnya. Atas kondisi itu, Pandi tidak bisa berbuat banyak karena sudah lama menderita sakit yang membuatnya hanya bisa terbaring lemah.

“Mohon maaf, ini sudah sangat tidak layak. Bagaimana mungkin ada warga kita yang harus tinggal satu atap dengan kandang ayam seperti ini.” ujar Dedy Wahyudi dengan mata berkaca-kaca.

Keprihatinan semakin bertambah setelah Walikota mendapat informasi bahwa anak bungsu Pandi juga harus putus sekolah karena malu kerap dirundung teman-temannya. Dedy Wahyudi kemudian menginstruksikan jajarannya untuk segera mengevakuasi Pandi dan keluarga ke rumah yang lebih layak.

“Carikan kontrakan hari ini juga. Pindahkan mereka sekarang, jangan ditunda lagi,” tegas Dedy pada jajarannya.

Lebih jauh, solusi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan Pandi dan keluarga juga akan menjadi prioritas Pemerintah Kota Bengkulu. Dedy Wahyudi meminta agar semua pihak lebih meningkatkan empati dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar agar tidak ada lagi warga Kota Bengkulu yang harus tinggal di rumah tidak layak huni seperti Pandi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *